10 Tanaman Merambat Hias yang Cocok untuk Taman dan Rumah

Dinding polos atau sudut taman yang kosong seringkali membuat hunian terasa monoton. Memilih tanaman merambat hias adalah solusi cerdas untuk menyulapnya. Elemen hijau vertikal ini mampu menciptakan kesan lebih hidup, sejuk, dan estetik.

Keunggulannya, tumbuhan ini tidak memakan banyak lahan, ideal untuk memaksimalkan taman sempit atau interior minimalis. Ada ragam pilihan untuk dieksplorasi, mulai dari jenis berbunga cantik hingga yang menonjolkan corak daun vibrant dan unik.

List Tanaman Merambat yang Cocok untuk Taman dan Rumah

Memilih tanaman rambat yang tepat dapat mengubah total suasana hunian, dari biasa menjadi luar biasa. Berikut adalah ragam pilihan tanaman merambat hias yang dikelompokkan berdasarkan penempatannya untuk memudahkan menemukan inspirasi terbaik.

1.     Dolar Rambat (Ficus Pumila)

Dolar Rambat dikenal karena kemampuannya menempel kuat pada permukaan vertikal tanpa butuh bantuan. Akarnya yang khas bisa mencengkeram tembok dengan erat, menciptakan lapisan hijau solid yang menutupi seluruh area secara rapat.

Keunikannya terletak pada daunnya yang mengalami perubahan bentuk. Saat masih muda daunnya berukuran kecil dan rapat, namun akan membesar seiring usia, memberikan tekstur visual yang dinamis seiring pertumbuhannya yang merata.

2.     Janda Bolong (Monstera Adansonii)

Tumbuhan ini sangat populer karena bentuk daunnya yang ikonik, penuh dengan lubang-lubang alami yang artistik. Karakter fenestration atau pelubangan daun ini membuatnya menjadi primadona untuk dekorasi interior yang stylish dan modern.

Meskipun bisa tumbuh menjuntai, Janda Bolong akan menampilkan daun yang lebih besar dan sehat saat diberi media rambat vertikal. Turus atau tiang lumut adalah media ideal untuk merangsang pertumbuhannya ke atas.

3.     Sirih Silver (Scindapsus Pictus Argyraeus)

Corak daun menjadi daya tarik utama dari Sirih Silver. Warna dasar hijau gelapnya dihiasi dengan bercak-bercak perak yang reflektif, memberikan kesan mewah dan elegan, terutama saat terpantul cahaya di dalam ruangan.

Pertumbuhannya yang tidak terlalu agresif menjadikan Sirih Silver sebagai tanaman merambat di tembok yang mudah diatur. Tumbuhan ini cocok untuk ditempelkan pada dinding interior menggunakan klip khusus untuk menciptakan aksen alami.

4.     Bunga ungu (Petrea Volubilis)

Petrea Volubilis menampilkan keindahan unik pada bunganya yang menjuntai seperti tirai panjang. Kelopak berwarna ungu cerah yang dominan sebenarnya adalah sepal yang tahan lama bahkan setelah bunga aslinya telah gugur.

Daunnya memiliki permukaan kasar seperti amplas, menjadi ciri khas tanaman ini. Sebagai tanaman merambat, Petrea sangat ideal untuk dibentuk menaungi pergola, memberikan efek peneduh yang sangat dramatis dan menawan.

5.     Melati Irian (Mucuna Bennetti)

Dikenal juga sebagai New Guinea Creeper, tanaman ini memiliki tandan bunga berwarna merah oranye menyala yang sangat spektakuler. Bunganya tumbuh menjuntai ke bawah, menciptakan pemandangan layaknya air terjun api yang eksotis.

Bunga ini adalah pilihan premium sebagai tanaman merambat untuk kanopi berkat visualnya yang mencolok. Pertumbuhannya membutuhkan struktur yang kokoh dan ruang yang cukup agar pesona bunganya dapat terekspos secara maksimal.

6.     Bunga Madia (Thunbergia Grandiflora)

Tanaman ini menawarkan bunga berwarna biru keunguan lembut berbentuk seperti lonceng yang mekar sepanjang tahun di iklim tropis. Ukuran bunganya cukup besar dan muncul bergerombol sehingga terlihat sangat rimbun dan subur.

Pertumbuhannya sangat cepat dan lebat, sehingga memerlukan pemangkasan rutin agar bentuknya tetap terkendali dan rapi. Kemampuan tumbuhnya yang pesat ini membuatnya efektif untuk menutupi area yang luas dalam waktu singkat.

7.     Bunga Kertas (Bougainvillea)

Daya tarik utama Bougainvillea bukanlah bunga aslinya yang kecil, melainkan seludang bunga atau bracts yang berwarna-warni cerah. Seludang inilah yang memberikan tampilan semarak dan meriah pada keseluruhan tanaman.

Meskipun secara teknis bukan pemanjat sejati, batangnya yang panjang dan lentur mudah untuk diatur dan dililitkan pada struktur pagar. Dengan sedikit bantuan, Bougainvillea dapat membentuk perisai visual yang padat dan penuh warna.

8.     Melati Belanda (Combretum Indicum)

Keistimewaan utama Melati Belanda adalah gradasi warna pada bunganya yang berubah seiring waktu, dari putih menjadi merah muda lalu merah tua. Selain itu, tanaman merambat ini menebarkan aroma wangi yang khas pada sore hari.

Tumbuhan ini memiliki sifat pertumbuhan yang kuat dan dapat menjadi cukup berat. Oleh karena itu, diperlukan penyangga seperti pagar atau teralis yang kuat untuk menopang bobotnya saat tumbuh dewasa dan rimbun.

9.     Mandevilla (Mandevilla)

Mandevilla sangat populer berkat bunganya yang berbentuk terompet dengan warna-warni cerah seperti merah muda, putih, dan merah. Tampilannya yang tropis mampu memberikan semburat warna yang menyegarkan secara instan pada taman.

Pertumbuhannya yang cenderung melilit menjadikannya pilihan ideal sebagai tanaman merambat di pagar. Tumbuhan ini akan dengan cepat melapisi pagar atau teralis, menciptakan pembatas privat yang hidup dan berbunga lebat.

10.  Air Mata Pengantin (Antigonon Leptopus)

Tanaman ini mudah dikenali dari rangkaian bunga kecil berwarna merah muda atau putih yang berbentuk hati. Bunganya yang bergerombol menciptakan efek lembut dan romantis, sesuai dengan nama populernya yang puitis.

Air Mata Pengantin termasuk tanaman yang sangat adaptif dan mudah tumbuh tanpa perawatan rumit. Kemampuannya bertahan di berbagai kondisi menjadikannya favorit untuk menghijaukan pagar atau dinding dengan cepat dan tanpa banyak usaha.

Pada akhirnya, pilihan ideal bergantung pada selera personal dan kondisi spesifik hunian. Setiap tanaman merambat memiliki pesonanya sendiri untuk dieksplorasi. Yang terpenting adalah berani mencoba untuk menciptakan statement hijau yang berkarakter.