Mewujudkan kebun cabai sendiri di rumah kini semakin mudah. Dengan memanfaatkan biji cabe dari dapur, siapapun dapat memulainya. Pemahaman tentang cara menanam cabe dari biji yang tepat juga akan memastikan biji tumbuh menjadi bibit sehat dan siap dipanen.

Keberhasilan menanam cabai tidak hanya bergantung pada kualitas bibit, tetapi juga teknik penyemaian dan media tanam yang digunakan. Artikel ini akan membahas panduan praktis agar tanaman cabai menghasilkan panen yang melimpah.
Cara Menanam Cabe dari Biji agar Cepat Berbuah
Ada berbagai metode yang bisa dicoba untuk menanam cabe dari biji agar cepat berbuah, mulai dari lahan langsung, polybag, pot, hingga media semai sederhana seperti tisu atau kapas. Ikuti langkah-langkah praktisnya berikut ini.

1. Cara Menanam Cabe Langsung di Tanah
Bagi yang memiliki lahan pekarangan, metode ini bisa menjadi pilihan utama. Menanam cabai langsung di tanah memberi ruang tumbuh lebih luas dan hasil yang maksimal. Berikut panduannya:
- Ambil biji dari cabai yang segar, lalu jemur hingga kering.
- Siapkan bedengan, taburkan pupuk kandang, lalu tabur biji cabai.
- Tunggu hingga bibit memiliki minimal 4 daun sebelum dipindahkan.
- Gemburkan tanah dan bersihkan gulma. Buat lubang tanam dengan jarak 40-60 cm.
- Masukkan bibit ke lubang, lalu timbun dengan tanah.
- Setelah 2 minggu, berikan pupuk organik secukupnya pada setiap batang cabai.
- Siram secara rutin dan bersihkan gulma di sekitar tanaman.
- Petik cabai saat buah berwarna merah dan terlihat segar.
2. Cara Menanam Cabe di Polybag
Jika lahan terbatas, polybag adalah alternatif yang praktis. Media ini memudahkan pengaturan nutrisi sekaligus menjaga pertumbuhan tanaman lebih terkontrol. Adapun tahapannya meliputi:
- Gunakan polybag berkapasitas 5-10 liter dengan lubang drainase.
- Siapkan media tanam dengan mencampurkan tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
- Semai benih di wadah kecil dengan media yang sama. Setelah bibit berdaun 2-3, siap dipindahkan.
- Isi polybag dengan media tanam, buat lubang 2-3 cm, lalu pindahkan bibit.
- Siram secukupnya, letakkan polybag di tempat yang terkena sinar matahari minimal 6 jam per hari.
- Jaga kelembaban media tanam. Lakukan pemupukan organik setiap 2-3 minggu.
- Periksa tanaman secara rutin, gunakan pestisida jika ditemukan hama atau penyakit.
- Panen cabai setelah 2–3 bulan sejak penanaman.
3. Cara Menanam Biji Cabe di Pot
Bagi yang menginginkan cara menanam cabe dari biji yang simpel dan fleksibel, menggunakan pot sebagai media tanam bisa menjadi pilihan. Selain hemat tempat, pot juga mudah dipindahkan sesuai kebutuhan cahaya matahari.
- Pilih pot dengan lubang drainase, lalu isi dengan media tanam hingga 5-10 cm dari bibir pot.
- Sebar bibit dengan jarak 5-10 cm dan tutup dengan media tanam.
- Siram bibit dua kali sehari dengan air bersih menggunakan semprotan.
- Letakkan pot di tempat yang teduh agar kelembaban bibit terjaga.
- Setelah daun tumbuh, pindahkan tanaman ke pot lebih besar untuk pertumbuhan optimal.
- Panen cabe saat buah sudah berwarna merah segar.
4. Cara Menanam Biji Cabe di Kapas
Selain metode sebelumnya, kapas bisa menjadi alternatif media semai yang efektif. Dengan cara ini, biji cabai lebih cepat berkecambah sebelum dipindahkan ke media tanam utama. Cara mudah yang dapat dilakukan meliputi:
- Pilih cabai yang sudah matang sempurna dan belah untuk mengambil bijinya.
- Cuci biji hingga bersih, lalu rendam dalam air selama 24 jam.
- Gunakan biji cabai yang tenggelam dan keringkan dengan cara dijemur.
- Basahi beberapa lembar kapas, letakkan biji di atasnya, tutup dengan kapas lain, semprot hingga lembab.
- Masukkan kapas ke wadah plastik tertutup rapat, simpan di tempat teduh hingga berkecambah.
- Setelah berkecambah, pindahkan bibit ke media tanam yang sudah disiapkan.
- Tanam pada kedalaman yang pas agar akar tertutup sempurna.
- Siram rutin, pupuk sesuai kebutuhan, dan cabut gulma secara berkala.
- Panen saat buah berwarna merah dan matang.
5. Cara Menanam Biji Cabe di Tisu
Tidak hanya kapas, tisu pun bisa digunakan sebagai media semai sederhana. Cara ini praktis karena bahannya mudah ditemukan dan hasilnya cukup efektif.
- Pilih biji cabai berkualitas dari buah matang.
- Rendam biji, gunakan yang tenggelam.
- Siapkan wadah bersih, letakkan 2 lembar tisu di dasar wadah, basahi hingga lembab.
- Sebarkan biji di atas tisu, beri jarak, tutup dengan tisu lain, semprot hingga lembab.
- Tutup wadah rapat, letakkan di tempat sejuk, jauh dari sinar matahari langsung.
- Periksa setelah 4–6 hari, pindahkan bibit yang sudah berkecambah ke media tanam.
- Siram rutin dan berikan pupuk secukupnya.
- Panen cabai saat buah berwarna merah.
Cara menanam cabe dari biji dapat dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari tanah, polybag, pot, kapas dan tisu. Setiap metode memiliki keunggulan yang dapat disesuaikan dengan kondisi lahan. Dengan perawatan yang tepat, cabe akan tumbuh subur dan menghasilkan panen melimpah.