Tanaman Toga bisa membantu mereka yang mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti nyeri sendi dan gangguan pencernaan. Salah satu tumbuhan toga yang umum adalah kunyit. Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-oksidan yang baik untuk meredakan peradangan sendi.

Kunyit tentu bukan satu-satunya tumbuhan toga yang pada dasarnya mudah untuk dibudidayakan di halaman, pekarangan, kebun, dan area rumah lainnya. Ada banyak tanaman lain yang masuk dalam kategori tanaman “toga”. Ketahui lebih jauh contoh, manfaat, dan cara menanam tumbuhan toga di sini.
Pengertian Tanaman Toga
Toga dalam “tanaman toga” adalah singkatan dari “tanaman obat keluarga”. Dengan demikian, “toga” bukanlah nama tanaman spesifik, melainkan pengelompokan tanaman berdasarkan manfaatnya dan kemudahan pembudidayaannya. Tumbuhan toga sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi.
Tanaman obat keluarga atau “TOGA” dapat didefinisikan sebagai tanaman berkhasiat yang bisa dijadikan obat dan bisa dibudidayakan di rumah. Karakteristik utamanya adalah mudah dibudidayakan dan memberi manfaat medis. Selain untuk medis, tanaman tersebut juga bisa dijadikan tanaman untuk estetika.
Manfaat Tanaman Toga
Khasiat yang terkandung dalam tanaman obat keluarga ternyata tidak dapat disepelekan. Berikut manfaat tanaman toga yang umum dirasakan oleh mereka yang membudidayakannya.
- Mengatasi masalah Digestif. Toga mampu mengatasi masalah pencernaan ringan, seperti mual dan perut kembung. Tanaman obat yang umum digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah jahe dan kunyit.
- Meningkatkan kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh akan terjaga dengan baik apabila tumbuhan toga rutin dikonsumsi. Tanaman tersebut mampu membuat sistem kekebalan tubuh meningkat dan meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi.
- Meningkatkan asupan nutrisi. Tumbuhan toga ternyata bisa menjadi sumber nutrisi baik untuk tubuh. Beberapa tanaman, terutama yang bentuknya sayuran dan buah-buahan bisa memberikan asupan nutrisi yang diperlukan tubuh.
- Meredakan nyeri sendi dan peradangan. Kandungan anti-inflamasi dalam tumbuhan toga bisa membuat peradangan dan nyeri mereda. Kendati demikian, tanaman ini tidak membuat peradangan hilang sepenuhnya.
Cara Menanam Tanaman Obat Keluarga
Karena familiaritas dan sifatnya yang memang mudah dibudidayakan, tumbuhan toga mudah untuk ditanam. Tanaman ini tidak memerlukan banyak ruang untuk tumbuh dan berkembang. Kendati demikian, tetap diperlukan perawatan yang baik agar tanaman tersebut bisa tumbuh dengan baik dan berkhasiat.
Berikut cara menanam tanaman obat keluarga yang ternyata mudah dipraktikkan.
- Cari lahan terbaik. Tanaman obat tidak memerlukan ruang yang lega atau area khusus. Hal terpenting dari pemilihan lahan adalah ketersediaan sinar matahari dan penyaliran yang baik. Selama keduanya ada, maka tanaman obat akan tumbuh baik.
- Pilih bibit terbaik. Dapatkan bibit tanaman obat terbaik yang bisa didapatkan. Jangan ragu untuk mengunjungi toko tanaman terpercaya (daring/luring) yang menyediakan bibit terbaik
- Gunakan media tanam yang tepat. Media tanam yang bisa digunakan adalah campuran tanah dengan kompos atau pupuk kandang. Campuran tersebut membuat kesuburan media tanam meningkat. Pot atau polibag bisa digunakan untuk menampungnya.
- Tanam dengan baik. Tidak terdapat teknis khusus untuk menanam toga. Pastikan bibit ditanam secara berjarak, kemudian lakukan penyiraman secara rutin dan teratur.
- Lakukan perawatan dengan baik. Pemangkasan, penyiangan, dan pemupukan bisa dilakukan berkala untuk memastikan tanaman toga tumbuh dengan baik dan kesehatannya terjaga.
Contoh Tanaman Toga
Tanaman obat keluarga tidak sulit ditemukan dan sering tidak disadari dikonsumsi setiap hari. Berikut tanaman obat keluarga yang mudah ditemukan di sekitar.

1. Jahe
Jahe bersifat anti-inflamasi dan antioksidan sehingga baik untuk penderita radang sendi dan mampu meredakan nyeri. Tumbuhan dengan nama latin Zingiber officinale ini berkhasiat mengatasi berbagai masalah kesehatan ringan, seperti mual dan mutah dan umum diracik menjadi minuman kesehatan.
2. Sirih
Jenis tanaman toga bernama latin Piper betle ini memiliki banyak manfaat dan dikenal sebagai tanaman untuk menjaga kebersihan area kewanitaan. Selain bermanfaat untuk mengurangi nyeri pada haid, sirih juga bisa digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kesehatan mulut dan gigi.
3. Kunyit
Kunyit alias Curcuma longa merupakan tanaman rempah-rempah yang asalnya dari Asia Tenggara dan memiliki banyak manfaat. Tanaman toga ini bisa diolah menjadi jamu atau bumbu dapur. Khasiat kunyit diantaranya mencegah kanker dan Alzheimer, meredakan nyeri sendi, dan meningkatkan imunitas tubuh.
4. Lidah Buaya
Apakah lidah buaya termasuk tanaman toga yang mudah ditemukan? Lidah buaya atau Aloe vera dipastikan merupakan tanaman obat keluarga yang memiliki banyak khasiat. Beberapa manfaat lidah buaya adalah mengurangi plak gigi, mengelola kadar gula darah, dan mempercepat penyembuhan luka.
5. Temulawak
Tanaman dengan nama latin Curcuma javanica ini dikenal mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Temulawak memiliki kadar antioksidan tinggi yang ternyata mampu membuat zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh menjadi netral. Temulawak juga berkhasiat mengatasi sakit kepala, sariawan, dan mag.
Tanaman toga yang sederhana dan mudah ditemukan itu ternyata memiliki khasiat medis yang tidak terduga. Pembudidayaannya pun sederhana dan bisa dilakukan secara mandiri. Tanaman obat keluarga bisa menjadi solusi cepat yang sederhana untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan ringan.