Menanam bunga di rumah dapat mempercantik pekarangan sekaligus menambah kenyamanan. Cara menanam bunga yang tepat membuat tanaman tumbuh cepat, sehat, dan mekar indah. Bunga yang subur juga menghadirkan suasana segar dan menenangkan.

Bagi pemula yang ingin menanam bunga di rumah, bisa memulai dengan cara sederhana, seperti dari biji, bibit, tangkai, rimpang, atau lapisan daun. Setiap metode memiliki langkah mudah untuk menjaga bunga tetap sehat dan indah. Ketahui penjelasan lengkapnya pada uraian di bawah ini.
5 Cara Menanam Bunga untuk Pemula di Pekarangan Rumah
Teknik penanaman bunga dapat disesuaikan dengan jenis serta kondisi pekarangan. Berikut beberapa panduan praktis untuk menanam bunga menggunakan berbagai metode.
1. Menanam Bunga dari Biji
Berbagai jenis bunga bisa dibudidayakan mulai dari biji, seperti bunga matahari, marigold, atau zinnia. Menanam dari biji memiliki keuntungan biaya lebih rendah sekaligus memberikan variasi varietas yang lebih banyak. Proses ini dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana berikut.
- Gunakan pot atau baki, media tanam gembur, vermikulit, label, tutup bening, dan alas pemanas.
- Basahi campuran media tanam hingga merata, hindari genangan air.
- Masukkan media tanam ke pot/baki, ratakan, dan beri label nama varietas serta tanggal tanam.
- Buat lubang sesuai ukuran biji, tanam 1–2 biji per lubang, lalu tutup tipis dengan media tanam.
- Pasang kubah bening atau plastik, letakkan di area hangat, cek kelembaban setiap 2–3 hari.
- Saat biji berkecambah, pindahkan ke tempat terang atau bawah lampu 14–16 jam per hari.
- Jika bibit mulai tumbuh tinggi, pindahkan ke pot lebih besar dan rawat dengan penyiraman rutin.
- Letakkan bibit di luar ruangan bertahap 2–3 jam per hari hingga 1–2 minggu. Setelah itu, tanaman siap ditanam permanen di pekarangan.
2. Menanam Bunga dari Bibit
Selain dari biji, menanam bunga dapat dilakukan dari bibit alias tanaman muda. Metode ini tidak memerlukan proses penyemaian benih sehingga lebih praktis. Beberapa jenis bunga yang bisa ditanam dari bibit antara lain melati dan anggrek. Berikut step by stepnya:
- Cuci dan sterilkan pot untuk mencegah pertumbuhan jamur atau bakteri yang merusak bibit.
- Sediakan sistem drainase di pot agar media tanam tidak tergenang air.
- Biarkan bibit tumbuh dan berakar kuat di dalam ruangan selama 4-8 minggu sebelum dipindahkan.
- Gunakan tanah yang gembur dan subur, lalu ratakan permukaannya saat bibit siap dipindahkan.
- Beri air yang cukup agar bunga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
3. Menanam Bunga dari Tangkai
Cara menanam bunga juga bisa dilakukan dari tangkai atau stek batang. Metode ini umumnya diterapkan pada bunga mawar, krisan, dan alamanda. Berikut adalah panduan menanam bunga mawar dari tangkai dengan bantuan lidah buaya.
- Ambil batang mawar yang siap tanam dan potong lidah buaya menjadi dua bagian.
- Tancapkan pangkal batang mawar ke bagian dalam lidah buaya untuk merangsang akar.
- Siapkan media tanam campuran tanah dan sekam bakar dalam gelas plastik.
- Tanam batang berlidah buaya ke media hingga padat agar stabil.
- Tutup gelas plastik dengan plastik bening dan ikat bagian bawahnya.
- Letakkan di tempat teduh selama 1,5–2 bulan hingga akar muncul, siram 1 kali sehari.
- Setelah akar cukup panjang, pindahkan ke polybag dan beri pupuk setiap 3–4 bulan.
4. Menanam Bunga dari Rimpang
Metode lain untuk menanam bunga adalah melalui rimpang. Beberapa jenis bunga yang cocok dengan metode ini antara lain lily dan canna. Penanaman bunga lily menggunakan rimpang memerlukan beberapa langkah khusus, antara lain:
- Pilih pot berukuran sedang agar mudah dipindahkan.
- Campur tanah, sekam bakar, dan pupuk kompos untuk media tanam yang lembab.
- Tanam rimpang sedalam 2,5 cm dengan jarak 2,5–5 cm antar tanaman.
- Pilih bibit berkualitas jika melakukan pembibitan terlebih dahulu (opsional).
- Setelah bibit siap, tanam di lubang sedalam 10–15 cm dengan jarak sekitar 15 cm.
- Letakkan pot di tempat yang mendapat sinar matahari atau dekat jendela.
- Pupuk secara rutin dengan pupuk organik dan ganti pot bila perlu agar akar tetap sehat.
5. Menanam Bunga dari Lapisan Daun
Terakhir, menanam bunga juga dapat dilakukan dengan menggunakan lapisan daun atau stek daun. Beberapa bunga yang bisa menggunakan metode ini adalah Sukulen, Kalanchoe, dan Begonia. Berikut adalah langkah-langkah menanam bunga Begonia dari stek daun.
- Ambil daun begonia yang sudah tua dan sehat dari tanaman induk.
- Campurkan tanah, kompos, dan sekam bakar; lalu masukkan ke wadah dan siram hingga lembab.
- Tancapkan ujung tangkai daun langsung ke dalam media tanam yang sudah lembab.
- Biarkan beberapa hari, akar baru akan mulai tumbuh dari tangkai daun tersebut.
- Setelah tumbuh akar, pindahkan ke pot atau media tanam yang lebih besar dan permanen.
- Pupuk dengan pupuk cair 1/4 larutan setiap minggu, atau 1/2 larutan setiap 2 minggu.
Dari pembahasan di atas, cara menanam bunga dapat dilakukan melalui berbagai teknik, mulai dari biji, bibit, hingga stek daun. Pemilihan metode sebaiknya disesuaikan dengan jenis bunga dan kondisi pekarangan. Perawatan yang tepat akan memastikan bunga tumbuh sehat dan cepat mekar.